Di Malang, Komisi B Akui Pariwisata Maju Pesat

RIN

KUNJUNGAN WISATA : Komisi B melihat koleksi budi daya tanaman hias di Mal Bunga Sidomulyo, Kecamatan Batu.(foto: andi rinto)

BATU – Komisi B bertandang ke sejumlah tempat di Malang, Kamis (7/8/2025). Kedatangan di Malang itu guna mendapatkan informasi kepariwisataan untuk menguatkan draf Raperda Kepariwisataan di Jateng. Di kota yang menjadi salah satu ikon pariwisata di Jatim itu, anggota Dewan disuguhkan sejumlah objek ternama.

Dalam penjelasannya, Ketua Komisi B Sri Hartini mengatakan, pihaknya  sangat kagum terhadap pariwisata di Malang, baik di Kota Malang, Batu dan Kab. Malang. Seperti di Kota Batu yang berhawa sejuk dan asri, selama beberapa kurun waktu ini perkembangan pariwisata maju pesat. Selain didukung sumber daya alam, juga pengelolaanya sangat profesional.

“Jateng perlu belajar dalam pegelolaan pariwisata di Batu. Bagaimanapun Jateng juga memiliki sejumlah tempat yang sama persis dengan Batu, Malang. Di Jateng juga ada Tawangmangu, Karanganyar yang sama persis dengan Batu. Karena itu kita mencari informasi guna menguatkan data supaya pengembangan pariwisata di Jateng bisa maju,” kata dia, Kamis (7/8/2025).   

Wakil Ketua Komisi B Sholehah Kurniawati berharap kedepan dengan adanya Perda Penyelenggaraan Kepariwisataan di Jawa Tengah akan mendorong tumbuhnya industri pariwisata yang lebih tertata, aman, dan berdaya saing.

Seperti di Malang Night Paridise, konsep wisata yang ditawarkan berupa wisata malam yang menawarkan keindahan gemerlap taman lampu LED dan taman lampion. Dewan disuguhkan dengan destinasi wsaiata dengan konsep baru yang berbeda. Wisata malam ini menyuguhkan wahana menarin seperti taman lampion, air terjun menari, dino park. Suasana malam semakin berwarna-warni.

Bahkan di Mal Bunga Sidomulyo, Kecamatan Batu, Komisi B terpukau dengan aneka bunga yang dikembangkan secara profesional. Mall Bunga Sidomulyo merupakan gagasan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidomulyo untuk mempromosikan potensi desa tersebut. Sejak tahun 1980-an, Desa Sidomulyo sudah menjadi tempat budi daya bunga dan tanaman hias terbesar di Kota Batu. Sekitar 80 persen warganya merupakan petani bunga. Mereka mengantungkan hidup dari hasil penjualan budi daya bunga.(arnes/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi