Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Keluhkan Minimnya Fasilitas & Kurangnya SDM

Screenshot 20190430 131138

(kiri-kanan). Abdul Hamid, Hendro Susilo, dan Muh. Zen. (foto ayuandani dwi purnama sari)

BOYOLALI – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V di Kabupaten Boyolali, Selasa (30/4/2019), dalam rangka pantauan kinerja penyelenggara layanan pendidikan selama 3 tahun terakhir ini atau pasca alih status kewenangan SMA/ SMK dari kabupaten/ kota ke provinsi. Dari dialog dengan jajaran cabang dinas pendidikan setempat, kendala kekurangan SDM/ pegawai masih menghantui kinerja pelayanan pendidikan di 3 daerah yakni Kabupaten Boyolali, Klaten, dan Kota Salatiga.

Kendala lainnya yakni sejumlah sarana/ prasarana atau fasilitas belum terpenuhi seperti kantor cabang yang harus meminjam salah satu tempat/ aset milik pemprov. Persoalan tersebut diungkapkan Kasubbag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Hendro Susilo kepada Anggota Komisi E di salah satu ruang kelas di SMA Negeri 1 Boyolali.

“Kami akui, selain kekurangan SDM, kami juga kekurangan fasilitas seperti kantor. Meski begitu, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan disini,” kata Hendro, sembari menyebutkan jumlah SMA, MA, dan SMK di Wilayah V sebanyak 196 dengan 32.215 siswa.

Kepala SMA Negeri 1 Boyolali Agung menimpali kekurangan SDM seperti tenaga kependidikan sangat dirasakan saat ada kegiatan belajar/ mengajar di sekolah. Untuk itu, ia sangat berharap Dewan bisa membantu menyelesaikan persoalan tersebut sehingga dapat meningkatkan pendidikan di Wilayah V.

“Kami berharap Komisi E bisa ikut membantu agar persoalan atau kendala bisa terselesaikan dengan baik,” harap Agung.

Mendengar hal itu, Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid mengaku sangat apresiatif dengan upaya keras yang telah dilakukan jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V. Karena, menurut dia, di tengah keterbatasan yang dialami selama ini, penyelenggaraan pendidikan masih dapat dilaksanakan dengan baik.

Sementara, Anggota Komisi E DPRD Jateng Muh. Zen juga mengaku selama ini kekurangan SDM masih menjadi kendala utama di tiap daerah. Dicontohkannya, masih banyak posisi/ jabatan kepala sekolah yang kosong.

“Kami berharap semua kebutuhan itu disampaikan ke Dinas Pendidikan Jateng agar dapat dipenuhi. Kami juga akan mendorong pemprov untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut,” tekadnya. (ayu/priyanto)

Berita Terkait

  • Disiplin dan Antikorupsi Modal Pewujudan ASN Berintegritas

    BREBES – Integritas menjadi modal utama aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugasnya. Penegasan ini disampaikan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Inspektorat Jateng Bagus Panuntun di hadapan jajaran karyawan Sekretariat DPRD (Setwan) Jateng, Kamis (16/2/2023), di Brebes. Parameter integritas adalah mengamalkan nilai kejujuran. Karena itulah, lanjut Bagus, ASN harus berintegritas supaya tidak mudah goyah pada godaan korupsi. Munculnya tindak pidana korupsi karena ada peluang, tekanan, dan pembenaran.

  • UJI PUBLIK: Diskusikan Raperda Penanganan Konflik Sosial

    KARANGANYAR – DPRD Provinsi Jateng menggelar kegiatan Uji Publik yang membahas Raperda tentang Penanganan Konflik Sosial pada Senin (2/10/2023) lalu di The Alana Hotel & Convention Center Kabupaten Karanganyar. Dalam hal ini, Komisi A sebagai inisiator raperda tersebut ingin mendapatkan data dan informasi dari masyarakat, khususnya tentang konflik sosial.

  • Optimis dan Bangkit Kunci Pemulihan Ekonomi 2022

    HADIR PERTEMUAN : Wakil Ketua DPRD Sukirman menghadiri pertemuan BI 2022 di Hotel Tentrem.(foto: cahya depe) SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman menyatakan pada 2022 merupakan momentum untuk bangkit guna memulihkan perekonomian nasional. Karena itulah untuk menyongsong perekonomian pada…

  • Inilah Susunan Keanggotaan Komisi E

    GEDUNG BERLIAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng telah menetapkan alat kelengkapan dewan (AKD). Keanggotaan Komisi A, B, C, D, dan E telah terbentuk mulai dari pimpinan sampai anggota. Berikut susunannya :

  • RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Pendapat Gubernur atas 2 Raperda Usulan DPRD

    GEDUNG BERLIAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman bersama Wakil Ketua DPRD lainnya, Heri Pudyatmoko dan Quatly Abdulkadir Alkatiri membuka rapat paripurna virtual, Kamis (15/10/2020), dengan agenda pendapat gubernur tentang 2 raperda usulan DPRD. Yakni, Raperda Penguatan Ekonomi Kreatif dan Raperda Perubahan Bentuk Hukum PT PRPP menjadi Perseroda. Pendapat gubernur itu dibacakan oleh Wagub Taj Yasin.