BBWS Pemali-Juwana Yakinkan Waduk Kedungombo Aman

WhatsApp Image 2024 12 09 at 11.36.01

KAJI IRIGASI : Komisi D bersama BBWS Pemali Juwana dalam pembahasan Waduk Kedungombo.(foto: ervan ramayudha)

GROBOGAN – Pengelolaan daerah irigasi untuk daerah aliran sungai (DAS) Serang – Lusi setiap tahun dilakukan pengotimalan supaya saat masuk musim hujan benar-benar berfungsi. Komisi D DPRD Jateng menekankan masalah itu kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana Kementerian PUPR.

Mengemuka pada pertemuan Senin (9/12/2024), permasalahan tanggul jebol Sungai Wulan pada Februari 2024 menjadi perhatian bersama. Agar permasalah diharapkan tidak terulang, Komisi D ingin mengetahui antisipasi banjir pengelolaan DAS Serang Lusi terutama dari hulu Waduk Kedungombo.

Anggota Komisi D Andang Wahyu Triyanto menyatakan, saat ini petani di wilayah irigasi Kedungombo meliputi Grobogan, Kudus, Demak, Jepara, dan Pati sudah mulai masuk masa tanam. Oleh karena itu pengaturan air dari Waduk Kedungombo sangat diperlukan supaya area persawahan teraliri dan tidak berdampak secara keseluruhan.    

“Pengaturan di Waduk Kedungombo harus tepat. Apakah daya tampung air di Kedungombo masih bagus. Daerah irigasi terutama di sekitar Sungai Serang sudah aman,” ucapnya.

Anggota Komisi D Nurul Furqon berharap sama. Masuknya musim penghujan menjadikan semua pihak terlebih pihak BBWS terus memantau kondisi di daerah irigasi Sungai Serang.

“Saya yang tinggal di Demak, kalau hujan lebat berjam-jam kerap was-was,” ucapnya. Menjawab Komisi D, LM Subekti selaku Kepala Bidang OP BBWS Pemali Juwana menyatakan, secara keseluruhan kondisi sarpras untuk DI Serang-Lusu subsistem irigasi Kedungombo dinyatakan aman. Termasuk daya tampung sangat memadai untuk pengaturan air di wilayah eks karesidenan Pati.(ganang/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi