Aspirasi Jateng: Meraih Asa di PON Papua

IMG

SURAKARTA – Semangat optimisme harus terbangun dalam diri atlet untuk bisa berkompetisi mendulang emas dalam gelaran PON XX di Papua. Penegasan itu disampaikan wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono saat menjadi narasumber dalam dialog “Aspirasi Jateng : Persiapan Jelang PON XX Papua” yang disiarkan langsung TATV Surakarta, Selasa (15/6/2021).

Dalam kesempatan itu, turut menjadi narasumber Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng N Rachmadi dan Ketua Umum KONI jateng Brigjen TNI (Purn) Subroto.

Ferry mengungkapkan, Jateng memiliki capaian yang gemilang pada kancah olah raga regional maupun nasional. Pemusatan pelatihan pun dinilai sudah bagus. Dicontohkan pada PON IX di Jabar saja, Jateng masuk lima besar. Meski target meleset yang semestinya masuk tiga besar, bagi Ferry hal itu tidak masalah.

“Tanamkan semangat berkompetisi secara sehat. Atlet bisa menerjemahkan sebaiknya saat bertanding. Kalau dorongan keras dan semangat yang tinggi, saya rasa perangking menjadi hal mudah didapat. Pun dengan perolehan emas,” ucapnya.

Sinoeng pun demikian, Gubernur sudah meminta untuk memaksimalkan usaha dalam PON. Targetnya sebenarnya harus masuk tiga besar, namun dengan target realita terutama faktor tuan rumah menjadi parameter lain untuk merebut posisi tiga besar.

Soebroto menyebutkan, PON Papua nanti tergolong memiliki tantangan tersendiri baik pada anggaran maupun secara personalitas (atlet). Untuk ke Papua saja harus memberangkatkan 835 orang terdiri atas 446 atlet dan sisanya ofisial. Pada PON nanti pun, Jateng mengincar 44 emas. Target medali emas itu diharapkan didulang dari tujuh cabang olahraga (cabor) unggulan.

“Tujuh cabor yang ditargetkan masing-masing meraih tiga medali emas yakni atletik, wushu, taekwondo, silat, billiar, panjat tebing dan menembak. Bahkan sekarang atlet sudah masuk ke pemusatan pelatihan,” ucapnya.

Apakah dengan demikian target masuk tiga besar tercapai? Soebroto menyatakan dengan melihat hasil pada PON Jabar dengan menampati rangking keempat, diharapkan tiket tiga besar bisa didapat. Namun sebagaimana aturan, tuan rumah memiliki “wild card” pada posisinya termasuk bisa menentukan cabor pilihan maka persaingan menjadi ketat.

Ferry berharap atlet untuk fokus pada latihan dan pertandingan. Masalah lain pada bonus akan dibicarakan oleh Gubernur dan DPRD. Pemerintah tidak akan melupakan keringat para atletnya.(cahyo/priyanto)

Berita Terkait

  • Atasi Tunggakan PKB dengan Libatkan BUMDes

    DENPASAR – Komisi C DPRD Jateng melakukan studi banding ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Selasa (14/1/2020). Saat berdiskusi dengan Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Bapenda Provinsi Bali Ida Ayu Putriani beserta jajarannya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng Sriyanto Saputro menyampaikan target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Jateng pada 2019 lalu di tercapai tapi untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) belum tercapai.

  • Tata Kelola BUMD & BMD Jadi Sorotan Komisi C

    JAKARTA – Dalam rangka konsultasi Raperda tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada BUMD dan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyambangi Dit. BUMD, BLUD & BMD Ditjen Bina Keuda Kemendagri, Jakarta Pudat, Rabu (21/8/2024).

  • PeSONas untuk Anak-Anak Bertalenta Khusus

    SURAKARTA – Wakil Ketua DPRD Prov. Jateng Quatly Abdul Kadir Alkatiri menghadiri acara peresmian Pekan Special Olympic Nasional (PeSONas) di kompleks Stadion Manahan, Solo, Kamis (9/12/2021). Peresmian PeSONas ini sebagai bagian dari kesiapan Jateng sebagai tuan rumah yang akan digelar pada Juli 2022 nanti.