ASPIRASI JATENG : Refleksi Hari Pendidikan Nasional

WhatsApp Image 2023 05 09 at 12.16.37

JADI NARASUMBER : Ketua Komisi E Abdul Hamid menjadi narasumber dalam Dialog Aspirasi Jateng di Stasiun TATV Kota Surakarta.(foto: mentaripagi)

SURAKARTA – Ketua Komisi E Abdul Hamid menyatakan, Hari Pendidikan Nasional diharapkan menjadi momen refleksi bagi semua pihak, baik itu pemerintah, lembaga pendidikan, guru, orang tua, hingga masyarakat luas. Dalam momen ini, perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya, serta merumuskan solusi untuk perbaikan yang lebih baik di masa depan.

Komisi E, kata dia, menyoroti soal pemerataan sekolah (SMA/SMK negeri) terutama di daerah-daerah pinggiran, masih kurangnya tenaga pengajar, sarana dan prasarana guna menunjang pengajaran. Hal tersebut dikemukakannya saat menjadi narasumber pada acara Dialog Aspirasi Jateng: Refleksi Hari Pendidikan Nasional di Stasiun TATV, Kota Surakarta, Selasa (9/5/2023).

“Kami di DPRD mem-back up upaya peningkatan pendidikan di Jateng. Jangan ada ketimpangan antara kota dan desa, pusat dan pinggiran. Anak-anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Peran guru pun harus ditingkatkan. Tak lupa sarana dan prasarana penunjang keterampilan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Dr Uswatun Hasanah mengakui pemerataan sekolah negeri sampai sekarang masih menjadi kendala. Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kerap menemui kendala. Sejumlah daerah belum memiliki unit SMAN dan SMKN setelah pemberlakuan sistem zonasi.

Demi mengupayakan pemerataan akses pendidikan, pihaknya telah mengusulkan enam unit sekolah baru (USB) di enam kecamatan. Di antaranya USB SMAN di Kecamatan Bruno (Purworejo), SMAN atau SMKN di Kecamatan Garung (Wonosobo), USB SMAN di KecamatanTegal Selatan (Kota Tegal), USB SLBN di Kecamatan Purwokerto (Banyumas), USB SMAN di Kecamatan Pasar Kliwon (Surakarta), dan USB SMAN di Kecamatan Cilongok (Banyumas).

“Selain itu kami mencatat 17 kecamatan termasuk blank spot. Ini butuh perhatian serius guna akses internet,” ucapnya.

Pada 2022, pihaknya menggarap SMAN dan SMKN di tiga lokasi. Yakni SMAN  Tawangwangu (Karanganyar), kemudian SMKN Lumbir (Banyumas), dan SMKN Pagentan (Banjarnegara).

Uswatun pun berharap pemerintah di kabupaten atau kota dapat ikut turun tangan membantu pengadaan tanah untuk USB di 17 blank spot.  Realisasi pembangunan USB perlu mengkaji banyak hal dan mempertimbangkan skala prioritas. Terlebih kemampuan APBD terbatas bila harus mengakomodasi semua usulan sekaligus.

Sementara Guru Besar UIN Raden Mas Said Surakarta Prof  Dr Giyoto menegaskan peningkatan mutu pendidikan tidak saja terpaku pada peran pemerintah. Keterlibatan masyarakat juga sangat penting. “Pendidikan tidak hanya mengajarkan siswa untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter yang baik, seperti sikap disiplin, bertanggung jawab, jujur, dan lain sebagainya. Siswa tidak hanya dapat menjadi individu yang cerdas, tetapi juga dapat menjadi orang yang baik dan berguna bagi lingkungan sekitar,” katanya.(anif/priyanto)

Info Lainnya

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.