Pemudik Masuk Wonogiri Capai 80 Ribu Lebih

Pemudik Masuk Wonogiri Capai 80 Ribu Lebih

TERMINAL MUDIK. Komisi D DPRD Jateng saat memantau kesiapan terminal di Kabupaten Wonogiri, Selasa (28/5/2019), menyambut kedatangan pemudik lebaran 2019. (foto azam hanif adin)

WONOGIRI – Komisi D DPRD Jateng memantau penyelenggaraan pelayanan di Terminal Giri Adipura Wonogiri dan Ngadirojo Wonogiri, Selasa (28/5/2019). Hal itu mengingat prediksi pemudik yang akan memasuki Kabupaten Wonogiri adalah 80.000 lebih.

Komisi D DPRD Jateng saat memantau terminal di Kabupaten Wonogiri.
(foto azam hanif adin)

Dari pantauan itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso mengakui Terminal Wonogiri kini sudah siap menyambut para pemudik. Karena, sistem transportasi di terminal mampu menghubungkan pelosok Wonogiri.

“Kalau hari biasa di Wonogiri sini banyak bis yang langsung sampai pelosok, sampai Kecamatan kecamatan, selain karena penumpang juga karena garasi bis yang memang ada di kecamatan. Tapi, inikan lebaran beda, biasanya turun di terminal karena bis langsung balik Jakarta,” jelas pria asal Giriwoyo Kabupaten Wonogiri itu.

Selama beberapa waktu terakhir, angkutan daerah yang menghubungkan antar pelosok terus mengalami penurunan. Sehingga, pihaknya berharap dengan adanya mudik ini bisa menumbuhkan transportasi daerah yang ada di Wonogiri.

“Dengan memberikan pelayanan prima kepada pemudik diharapkan masyarakat ‘tuman’ (ketagihan) naik kendaraan umum. Jadi turun di Terminal, kemudian ke daerah naik angkutan sampai tujuan. Akhirnya besok bisa hidup lagi sistemnya, kan masyarakat Wonogiri kerap pulang dalam setahun bisa empat kali,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Koordinator Terminal Induk Giri Adipura Wonogiri Agus Hasto Purwanto menjelaskan saat ini setidaknya ada 681 armada yang siap beroperasi mengantar pemudik sampai pelosok Wonogiri. Terdiri dari 234 unit Bus Antar Kota Dalam Provinsi, 362 unit Angkutan Desa, dan 85 unit angkot.

“Selain itu juga, kita telah menyiapkan beberapa hal untuk menyambut pemudik seperti tempat untuk menerima motor pemudik yang mengikuti program mudik gratis. Kemudian Posko pelayanan, istirahat, dan kesehatan,” ujar Agus.

Untuk diketahui, posko pelayanan pemudik di Terminal Wonogiri beroperasi mulai 28 Mei 2019 dini hari. Prediksi puncak mudik, masyarakat masuk ke Wonogiri tanggal 30-31 Mei dan 1 Juni 2019 yang bertepatan dengan H-6 sampai H-4. (azam/ariel)

1 Comment

  • Tatang

    Wih banyak sekali ya pemudik adal wonogiri ini. Semoga mudiknya dapat terlaksana dengan aman nyaman dan tertib

Leave a response